23 April 2009

Membangun Loyalitas Nasabah Bank Syariah Dg Mencintai Produk Sendiri


Oleh: Alihozi
http://alihozi77.blogspot.com


Saya selalu teringat dengan perkataan salah seorang Dirut Bank Konvensional papan atas di majalah Infobank bahwa bank yang akan selalu eksis atau bertahan dalam persaingan perbankan nasional adalah bank yang mempunyai nasabah-nasabah loyal terhadap bank tsb. Nasabah loyal disini adalah nasabah yang tidak mudah terpengaruh dengan fluktuasi tingkat suku bunga pasar perbankan.

Hal ini sudah semestinya menjadi perhatian yang serius bagi dunia perbankan syariah di tanah air, agar tetap bertahan perbankan syariah harus bisa menciptakan nasabah-nasabah yang loyal terhadap bank syariah, yaitu Nasabah yang selalu setia memakai produk dan jasa layanan bank syariah walaupun tingkat suku bunga bank konvensional sedang berfluktuatif.

Banyak cara yang ditempuh oleh bank syariah saat ini agar bisa menciptakan nasabah-nasabah yang loyal , seperti perluasan jaringan kantor layanan , penambahan ATM , peningkatan kualitas pelayanan SDI dan teknologinya dan lain-lain. Ada satu cara lagi yang tidak boleh sampai dilupakan oleh bank syariah untuk menciptakan nasabah-nasabah yang loyal yaitu menjadikan seluruh karyawannya dan keluarganya dari top level manajeman sampai tingkat yang paling bawah untuk menggunakan dan mencintai produk dan layanan bank syariah sendiri.

Menurut saya, bagaimana mungkin nasabah akan loyal terhadap sebuah bank syariah, kalau karyawannya sendiri masih banyak yang memakai produk dan jasa layanan bank lain apalagi memakai produk dan jasa layanan bank konvensional. Bagaimana nasabah akan loyal terhadap bank syariah kalau karyawannya sendiri tidak bisa menjelaskan produk dan jasa layanan bank syariah kepada nasabah?

Pengamatan saya ada sebuah bank syariah terkemuka di tanah air yang mempunyai strategi sendiri dalam usahanya membangun loyalitas nasabah yaitu dengan mewajibkan seluruh karyawan dan keluarganya untuk memakai produk tabungan bank syariah tsb dan juga mewajibkan dengan menargetkan karyawannya tsb setiap tahun untuk menjual produk tabungannya. Tentu saja bank syariah tsb memberikan reward yang pantas kepada karyawannya yang berhasil menjual produk tabungan pada jumlah tertentu.

Selain menargetkan karyawannya untuk menjual produk tabungan, bank syariah tsb juga rutin melakukan debrief (test) kepada seluruh karyawannya seputar pengetahuan tentang produk tabungan sehingga seluruh karyawan dari tingkat manjemen sampai driver mampu menjelaskan produk tabungan secara detail kepada nasabah.

Apa yang dilakukan oleh bank syariah terkemuka tsb ternyata efektif membantu mendapatkan nasabah sampai kurang lebih 2 juta nasabah dalam tempo 3 tahun sejak dikeluarkan produk tabungan tsb.

Mari kita mulai dari diri sendiri sebelum mengajak orang lain untuk hijrah ke bank syariah

Salam

Alihozi http://alihozi77.blogspot.com

2 komentar:

hanif mengatakan...

Ass.. sebuah pemikiran yang bagus, selama ini Tesis atau penelitian2 masih banyak berkisar disisi bank baik itu P4 (product, price, place, promotion) atau dr sisi pelayanan dsb, tp sangat sedikit mengulas ttg Prilaku konsumsi kaum muslimin. Hakekatnya pola fikir kaum muslim itu seharusnya berpatokan pada barang2 atau product yang halal dan toyibah, masalah bank2 syariah (misal) pel;ayanannya masih jauh kalau di bandingkan dgn bank konvensional tetap saja seharusnya tanpa berfikir panjang segera menghijrahkan sebagian assetnya ke bank syariah kan yang dilihat dari sisi kehalalannya. Semoga semakin banyak Ulama yang terus mendakwahkan Pola prinsip konsumsi umat muslimin, amin

salam,
Pandji96@yahoo.com

alihozi mengatakan...

Terimakasih Pak atas komentarnya

Salam

Alihozi